Sayangnya, 'Waktu' tetap ada di antara aku dan kamu, dan 'Waktu' jua lah yang justru mengatur setiap perjumpaan & pertemuan kita yang membekas di hatiku...
Puisi Berjilbab #3
Sayangnya, 'Waktu' tetap ada di antara aku dan kamu, dan 'Waktu' jua lah yang justru mengatur setiap perjumpaan & pertemuan kita yang membekas di hatiku...
Puisi Berjilbab #2
maka cukuplah senyummu untuk memuaskan hatiku
karena tidaklah penting arti perasaanku padamu
melainkan arti kehadiranmu bagi hidupku
kau tahu bahwa bintang-bintang bercahaya karena mereka bertasbih memuja-Nya
begitu juga aku ingin malamku bertasbih karena memikirkanmu
karena tiadalah waktu berguna selain mengingat semua anugerah-Nya
dan ku syukuri pertemuan kita sebagai bagian dari kehendak-Nya
aku bagaikan pelaut yang kehilangan arah pelayaranku
dan maukah engkau menjadi navigator untukku
untuk menunjukkan jalan yang benar dan damai
menuntun arah menuju kebahagiaan nan permai
seorang perempuan diciptakan dari seorang laki-laki
dan adalah rusuk yang hilang yang mesti dicari
mungkinkah dirimu yang berjilbab itu?
semoga ku temukan jawabannya lewat tiap senyuman yang menghantui doa-doa ku...
Puisi Berjilbab #1
senyum yang dilapisi keikhlasan diri
mengajak hati sejenak bertafakur dalam mimpi
bahkan selalu ada keteduhan di sela² bibirmu
tatkala senyuman bidadari itu meniupkan getar² tak menentu di dadaku
mungkinkah segalanya hanya ilusi semata?
dan hanya dirimu yg realita
karena langit pun akan kecewa ketika kau diam
dan dunia tak lagi ceria ketika kau muram
maka tersenyumlah agar duniaku menjadi cerah
dan terbangkan hati itu untuk kuraih dengan segala amanah
kepada cinta ♥♥
ketika hatinya yang lemah hanya teringat satu yang selalu membuat rindu?
yang terus-menerus menulis sajak- sajak kehidupan dalam sanubari
membentangkan citra yang lestari dalam ingatan
menyanyikan kidung-kidung cinta yang abadi?
pernahkah engkau tahu tentang hati yang membiru karena rindu?
yang ketika bertemu sang kekasih, berdebar tak menentu
hingga tiap detik dan alunan waktu menjadi bisu?
engkaulah cinta yang mendongengkan keindahan dunia padaku…
070412
like an angel
ingatkanku sejenak, pada pencarianku
yang berakhir padamu
karena dari surga,kau datang padaku
memberi sayap-sayap bidadari
untukku terbang menuju langit
menemukan kesejatian Ilahi
yang tak terbingkai mimpi
sajak untuk gadis berinisial 'L'
jika dulu tak ada pagi itu, mungkin aku tak pernah tau tentang manis parasmu yang mengalahkan matahari kala itu…
tentang pipimu yang putih dan lembut seperti marsmallow, juga tentang bibirmu yang merah bercerita tentang artis² korea…
juga tentang utada hikaru yang kau bilang kakakmu…
jika dulu tak ada hari itu, mungkin aku tak akan pernah tau bahwa di dunia ini ada bidadari secantik dirimu…
yang senyummu selalu bisa melelehkan setiap salju himalaya, menghancurkan setiap batu di golgota
dan kisah² yg kau bawa layaknya dongeng bagi para pencari cahaya…
sungguh…beribu kata bisa saja kutulis menjadi sejuta puisi baru untukmu
tapi rupanya kau tak berkenan aku melakukan itu…
kalau saja langit mampu berkisah tentang rinduku, maka warna birunya adalah warna hatiku yang merindu…
dan ketika malam datang membawa bintang, maka kan kuraih mereka untuk kupersembahkan bagimu sebagai tanda cintaku..
mungkin angin bisa lebih banyak bercerita, tentang tembang rindu, asmaradana, dan doa² kebenaran
bukan semata siasat dibalik perbuatanku mencintaimu…
jika waktu bisa diputar dan dihentikan sejenak, aku ingin mengulang kedekatan kita di sofa itu, yang entah kemana, kini tinggal ingatan² samar yg tertelan ayu wajahmu…
lalu seperti yang prnah kujanjikan…cintaku ini tak tergantikan..dirimu tak akan pernah terlupakan
karena cinta yang membara telah berkobar memenuhi semesta…hingga akan kupenuhi sepanjang jalan ke rumahmu dengan namamu…
